Banyak yang Belum Tahu, Segini Batas Aman Motor Listrik Lewati Genangan Air

DELAPANTOTO – Motor listrik, meskipun semakin populer dan menjadi pilihan banyak orang di perkotaan, ternyata memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menghadapi kondisi cuaca ekstrem, seperti genangan air. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah seberapa dalam motor listrik bisa melewati genangan air tanpa merusak komponen-komponennya, terutama pada sistem kelistrikan yang sangat vital.

Berikut adalah informasi penting tentang batas aman motor listrik dalam melewati genangan air:

1. Kedalaman Genangan yang Aman

Motor listrik umumnya dirancang dengan sistem pelindung terhadap air, namun ini tetap bergantung pada desain dan sertifikasi dari pabrikannya. Batas aman untuk melewati genangan air pada motor listrik adalah sekitar 15 hingga 20 cm. Beberapa motor listrik dengan standar IP (Ingress Protection) yang lebih tinggi, seperti IP67 atau IP68, bisa lebih tahan terhadap genangan lebih dalam. Namun, tidak disarankan untuk terus-terusan melewati genangan air lebih dari 20 cm.

  • IP67 artinya motor tersebut tahan terhadap debu dan dapat terendam dalam air hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit.
  • IP68 memberikan perlindungan lebih lanjut, yang artinya bisa terendam lebih dalam, namun dengan waktu yang terbatas.

2. Pentingnya Memeriksa Sistem Pelindung

Beberapa motor listrik memiliki fitur pelindung tambahan pada area yang rawan terkena air, seperti motor, baterai, dan kontroler. Namun, meski dilengkapi dengan fitur pelindung, pengemudi tetap harus berhati-hati dan tidak menganggap motor listrik sepenuhnya bebas risiko saat melintasi genangan air.

  • Baterai pada motor listrik yang berada di bagian bawah motor bisa sangat rentan terhadap kerusakan jika terendam air. Salah satu kerusakan yang sering terjadi adalah korosi pada konektor atau kerusakan pada sel baterai.

3. Risiko Kerusakan Komponen Elektronik

Motor listrik memiliki banyak komponen elektronik yang sangat rentan terhadap air. Genangan yang lebih dalam bisa menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan, seperti hubungan pendek atau kerusakan pada ECU (Engine Control Unit). Meskipun beberapa motor listrik dilengkapi dengan pelindung, tetap saja genangan yang terlalu dalam dapat mempengaruhi fungsionalitas motor.

4. Menghindari Pengendaraan di Genangan Air

Disarankan untuk menghindari berkendara di genangan air yang lebih dalam, terutama di daerah-daerah yang tidak terduga atau saat hujan deras. Bahkan, genangan air dengan ketinggian sekitar 10 cm dapat cukup membahayakan motor listrik jika melewati area yang terlalu lama terendam.

Selain itu, untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, pengemudi motor listrik harus selalu memastikan motor dalam keadaan kering sebelum digunakan kembali jika sebelumnya terkena genangan air yang cukup dalam.

5. Apa yang Harus Dilakukan Jika Motor Listrik Terendam Air?

Jika motor listrik terendam genangan air yang lebih dalam dari batas aman, ada beberapa langkah yang perlu diambil:

  • Matikan motor segera untuk mencegah kerusakan pada sistem kelistrikan.
  • Periksa komponen motor dan baterai. Jika perlu, bawa motor ke bengkel resmi untuk pengecekan lebih lanjut.
  • Pastikan motor benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Bisa menggunakan lap kering atau mengeringkan motor di tempat yang hangat, namun jangan langsung menggunakan pemanas untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

6. Tingkat Perlindungan yang Bervariasi

Setiap motor listrik memiliki tingkat perlindungan terhadap air yang berbeda, bergantung pada merek dan modelnya. Beberapa motor listrik kelas atas mungkin memiliki fitur perlindungan yang lebih baik terhadap air dibandingkan motor listrik yang lebih ekonomis. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa spesifikasi motor listrik Anda mengenai ketahanan terhadap air.

Kesimpulan:

Batas aman motor listrik melewati genangan air biasanya sekitar 15 hingga 20 cm dengan perlindungan standar IP67 atau IP68. Namun, lebih baik selalu menghindari genangan air dalam keadaan apa pun jika memungkinkan untuk mengurangi risiko kerusakan pada motor. Jika terpaksa, pastikan motor selalu dalam kondisi kering sebelum digunakan kembali.

Sumber: angkamaut.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *